Minggu, 23 Agustus 2015

Bahagia itu sederhana :) #Part1

Sesuai dengan judul entry kali ini, gue bakal bahas tentang kebahagiaan yang sebenarnya gak sulit buat didapat, gengs. Menuju kebahagiaan yang benar-benar bahagia sih menurut gue gak sulit, asal kita tahu, bagaimana sih sebenarnya mencapai kebahagiaan itu.

Kebahagiaan yang utama, menurut gua, keluarga. Gak ada sama sekali yang bisa gantiin salah satu dari posisi keluarga untuk mencapai suatu kebahagiaan. Keluarga adalah tempat dimana kita bisa berbagi, saling belajar untuk mengerti dan memahami, belajar hal baru agar kita di masyarakat tidak salah arah tidak salah ajaran. Keluarga juga berperan penting dalam perkembangan dan kualitas hidup lo, gengs. Misal nih, temen lo dirumah tuh kebetulan lo tahu gak akur dengan orang tuanya, ditambah lagi orang tuanya sibuk bekerja mencari uang untuk memenuhi kebutuhan sekeluarganya. Temen lo ini merasa kesepian, tidak ada yang memperhatikan. Biasanya sih kalau yang orangtuanya dua-duanya kerja mungkin ada pembantu untuk beres-beres rumah. But it doesn't really means to him gitu loh. Kelihatan kan? Peran orangtua untuk temen lo itu sangat penting dalam kehidupan dia. Komunikasi yang baik antara dia dan orangtuanya sangat diperlukan meskipun sibuk, karena orangtua yang baik adalah orangtua yang berhasil dalam mendidik anaknya sembari mereka bekerja. Bekerja merupakan tanggungjawab orangtua, menafkahi, memenuhi kebutuhan, tapi juga harus tetap mengontrol, mengawasi, memberikan perhatian pada anaknya. Beruntung jika dia memiliki teman baik, bagaimana jika ketika dia benar-benar merasa tidak ada yang available buat dia, lalu dia mencari jalan bagaimana dia bisa meng-explore diri dia dengan dijalan yang salah. Semoga lo, atau teman lo tidak ada yang seperti ini ya gaes.

Q: Leo, gimana tuh kalau temen gua udah terlanjur meng-explore diri dia dengan cara yang salah?
Gini, untuk memiliki kesempatan berbicara baik-baik dengan teman lo disaat dia dalam kondisi seperti itu, bisa dibilang ada aja tantangannya, gaes. Tapi kita, sebagai teman yang baik, gak boleh banget yang namanya membiarkan teman kita dalam kondisi seperti itu dalam jangka waktu yang lama, gaes. Kebayang dong kalau kita seperti itu, gak ada satupun yang peduli saat kita benar-benar jatuh? Jangan dibiarkan ya.
Dengan lo mengetahui bahwa ada aja tantangannya, balik lagi ke niat lo sebelumnya untuk menyelamatkan jiwa. Dititik ini, jangan ya sampai berpikiran untuk sesuatu yang bakal "balik" setelah lo menyelamatkan teman lo ini. Mesti Ikhlas.
Pertama sih menurut gua, saat dia jatuh gini, keberadaan lo sangat berarti gengs. Lo harus bisa calm, jadi orang yang memiliki pemikiran yang positif. Karena gabisa tuh gengs, temen lo jatuh, down, negative, lo-nya juga. Berbicara perlahan namun dari hati ke hati bisa dicoba untuk step pertama gengs. Tanya teman lo, motivasinya kenapa, bagaimana semua bisa terjadi. Dititik ini juga, lo harus bisa memberikan perhatian lo, telinga lo, untuk jadi pendengar yang baik. Dititik itu juga pasti dia mulai terbuka gengs kalo lo, in. Setelah dia cerita apa aja yang mengganggu pikiran dan hati dia, lo dengar dengan baik, omongi baik-baik, Gimana? Sharing! Setelah itu, ajak untuk berdoa bersama. Satu tangan, satu hati, satu pikiran dengan kerendahan hati. Kenapa harus jadi satu? Karena satu, dua hingga banyak orang berkumpul dan berdoa atas nama Tuhan, Tuhan hadir ditengah-tengah mereka. Doakan dia, karena disaat itu juga dia mungkin belum bisa berpikiran positif. Berdoa kepada Tuhan bisa membuat hati teman lo itu jadi tenang dan tidak lagi merasa sendirian. Sebenarnya memang dia gak sendirian karena Tuhan menjaga, lalu ia lebih mengikuti keinginan dunia, mengikuti dagingnya, iman-nya rapuh. Lo, dipakai Tuhan buat menyelamatkan. Karena Tuhan udah terlebih dahulu menyelamatkan lo,
Setelah sharing dan berdoa bersama, proses untuk restore dia gak berhenti sampai disitu. Dititik itu, hatinya masih rentan, imannya masih dalam proses re-growing. Jangan lo tinggalin, gengs. Tetap ajak dia. Lo ke gereja bisa ajak dia bareng untuk memuji dan memuliakan nama-Nya bersama. Untuk menyelamatkan, butuh proses dan ke-available-an lo yang lama. Belajar jadi setia dari Tuhan yang setia berdoa kepada Allah. Menjadi utusan Allah untuk menyelamatkan sesama itu sungguh menyenangkan loh, apalagi yang lo selamatkan itu bisa benar-benar selamat dan kembali ke jalan yang seharusnya. Lo ngerasa berhasil. Untuk case ini, kuncinya cuma 1; lo harus bisa setia, bersabar, keep positive dan tetap berdoa mohon kekuatan mohon penyertaan Tuhan. Tuhan itu gak tidur gengs, Dia tahu, Dia dengar setiap doa kita. Dia menjagai kita, dimanapun, kapanpun saat kita tidur pun kita dijagai, karena kita ya anak-Nya.

Semoga semakin banyak jiwa-jiwa yang diselamatkan anak-anak Tuhan ya, tetap setia, tetap kuat dalam Kristus karena kuk yang Ia pasang adalah enak, gengs.
Selamat hari minggu, Tuhan memberkati :)


iBoanerges.

Rabu, 19 Agustus 2015

[source: google]
Hari ini sangatlah menggembirakan bagi semua masyarakat di negeriku. Ya, siapa yang tidak bahagia saat merayakan hari ulang tahun? Perayaan yang beragam cara dilakukan oleh semua lapisan masyarakat dinegeri yang kucinta ini. Yap! Tepat sekali. Negaraku, Indonesia, berulang tahun hari ini yang ke-70. Luar biasa bila melihat kembali perjuangan para pahlawan dalam membela negaraku, sampai titik darah penghabisan demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Hari ini sekaligus menjadi peringatan akan pahlawan yang telah berjasa demi negaraku. Mereka sungguh luar biasa! Jika saja mereka masih hidup, aku sangat senang sekali bisa melihat betapa gagahnya mereka membela negara kami.

17+8+45=70
[source: google]
Ohiya, tidak ketinggalan satu yang unik di ulang tahun negeriku kali ini. 17 Agustus merupakan tanggal kemerdekaan bangsaku. Coba kalian jumlahkan, 17 + 8 + 45 = 70 bukan? Keren ya hahaha.

Linimasa hari ini sangatlah ramai, tidak kalah ramai dengan lingkungan sekitarku yang sangat antusias dan semangat sekali. Kebetulan, dilingkunganku diadakan lomba untuk merayakan 17 Agustus-an. Banyak sekali lombanya; ada makan kerupuk, cari koin disemangka, balap karung, bawa kelereng dengan sendok, memasukkan paku dalam botol, lomba hias sepeda, lomba berhias bertemakan kemerdekaan, ada juga lomba olahraga; seperti futsal, bulutangkis, sepak bola, dan lain lain. Seru sekali terutama anak-anak, mereka dengan gigih dan semangat mengikuti lomba, semua lombanya mereka ikuti tanpa ada rasa lelah. Aku seketika terdiam, mereka, sangatlah bersemangat, aku melihat ada turunan semangat dari pahlawan dan sejenak berpikir. “Inilah generasi yang akan merubah negaraku menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang. Semangat me-merdeka-kan bangsaku di masa depan ya adik-adik.” Mereka tanpa ada lelahnya loh, lomba terus, ikut semua biar dapat hadiah kata mereka. Haha, padahal kalau mereka tidak ikut lomba pun, mereka tetap akan dapat hadiah, tapi gigihnya mereka membuat yang lainnya jadi ikut bahagia. Priceless moment banget !

Semua lapisan masyarakat sangat senang, mengikuti lomba, menyuarakan pertandingan, memberikan semangat, hingga tercipta pemenang dan mereka mendapatkan hadiah. Hadiahnya ‘gak seberapa sih, tapi kebersamaannya yang tak ternilai. Bisa dibilang, hari-hari sebelum berkumpul satu lingkungan seperti ini, komplek terbilang sepi. Jarang ada yang keluar, bertegur-sapa, bercengkrama, bertukar-pikiran, jarang sekali. Hari ini sangat berbeda dan benar-benar kekeluargaan.

Di sosial media internet, banyak yang mem-posting foto mereka saat lomba, benar-benar terasa kebahagiaan ulang tahun bangsaku hingga ujung Papua loh. Mereka bersemangat sekali ikut lomba, ditengah krisis air yang melanda diberbagai daerah, tidak menyurutkan semangat mereka. Banyak juga yang mengirimkan gambar mukanya dicoret dengan cat dan digambar bendera bangsa Indonesia, waaah bersihinnya gimana tuh ya haha.

Setelah selesai dengan acara lomba, aku bergegas menonton berita tentang upacara di Istana Merdeka Jakarta. Tampak pemimpin kami, presiden kami, bapak Joko Widodo yang juga sebagai inspektur upacara. Upacara dihadiri ratusan undangan; pimpinan negara, daerah, hingga siswa dan masyarakat sekitar yang memiliki undangan ada didalam acara tadi. Upacara berlangsung sangat khidmat, gaes! Paskibraka-nya keren banget, pembawa bendera-nya juga cantik. Rapi banget, haruslah didepan presiden gaboleh salah dan pasti sangat bangga bisa ada disana. Upacara kenaikan bendera dan penurunan hingga sore, gengs. Tapi, ada juga loh yang gak upacara karena harus bekerja, tapi mereka tidak patah semangat dan bahkan ada yang mengadakan lomba di ruang kerjanya, haha ada-ada aja. Nanti dimarahin bos-nya loh :D

Ohiya gengs, tadi juga aku sempat nonton upacara yang gak biasa sih aku bilang yah. Upacara dibawah laut, gengs! Tadi aku nonton di Makassar ada yang upacara dibawah laut, benar-benar dibawah laut gengs. Keren abis lah.

Ehiya, aku juga nonton nih gengs, Tadi tuh ada pembacaan puisi dari adek-adek SMP Bekasi dan Labschool. Mereka bilang bahwa impian mereka tidaklah sulit dikerjakan pada pemimpin. “Kami berharap, 10 tahun kedepan, Indonesia tidak ada korupsi lagi, sehingga uang yang di korupsi, bisa untuk membayar pendidikan karena anak Indonesia butuh pendidikan. Kami juga butuh sarana dalam belajar mengajar. Semoga 10tahun kedepan, Indonesia bisa ter-cover internet dan semuanya. Wifi gratis dong, pemerintah!” sontak anak Indonesia ini berhati mulia dan berdoa semoga Indonesia bisa seperti negara berkembang yang lainnya. Semangat, anak-anak Indonesia, generasi penerus bangsa! 
[source: sofwan.07]

[source: sofwan.07]


Semoga negara kita semakin lebih baik kedepannya ya gengs.

Selamat 70th, Indonesiaku. 
[source: rideralam]


*edisi latepost, seharusnya tanggal 18 hehe. Happy blogwalking ;)

Mengapa terasa begitu sulit?

Mengeluh?
Seharusnya kamu tidak boleh mengeluh, karena masih banyak diluar sana yang lebih berat beban-nya dibanding punyamu. Bersyukurlah untuk setiap yang ada.

Menangis?
Boleh menangis, tidak ada yang melarang. Menangis adalah cara yang bisa dibilang cukup baik untuk menyalurkan sebagian emosi kita. Emosimu, terutama.

Kamu masih belum bisa memahami, mengapa ini semua begitu sulit. Jalan keluar yang selalu diharapkan, tidak kunjung menghampiri. Semua telah kamu lakukan; mulai dari me-review kembali, introspeksi hingga pada akhirnya, kamu menyerah.
Orang, sangat mudah berkata. Enteng. Karena mereka tidak tahu sama sekali, mereka tidak merasakan apa yang dirasakan olehmu. Dan kamu spontan marah, kesal tak berujung. Seketika itu juga, bebanmu bertambah. Kamu, yang mencari teman dengan harapan kondisimu membaik setelah ini semua namun ternyata tidak, banyaklah bersabar.
Sabar lagi?

Ya. Tidak ada lagi hal yang bisa kamu lakukan selain itu, bersabar. Satu hal perlu kamu tahu ketika kamu dalam puncak amarah, puncak kesedihan, lalu berlarut, tidak ada gunanya. Yang ada, kamu malah merasa beban dan masalah tiada berhenti mengikuti.
Bersyukur dan bersabar adalah cara yang terbaik yang bisa kamu lakukan saat ini juga. Mendoakannya, adalah hal ter-romantis yang pernah ada dalam suatu hubungan. Mendoakan yang terbaik dari jauh dan berharap Tuhan benar-benar memberikan yang terbaik untuknya, serta mohonmu dikabulkan untuk menjagainya selalu dimanapun ia berada.

Karena kamu, hanya bisa menjaga hatinya, belum sepenuh-dirinya.
Percayalah dengan-Nya, semua akan indah pada waktu yang Ia janjikan. Karena Ia, tidak pernah telat dan selalu tepat menepati janji-Nya. Kita, hanya perlu percaya dan setia.

Doamu, semoga selalu menyertainya, dimanapun ia berada dan berpegian.

Semoga.

Selasa, 18 Agustus 2015

First meet :)


Halo, gengs.
Perkenalkan, namaku Leo. Pemilik asli, pembangun, yang punya kontrakan, juragan disini.
Haha, bercanda. Aku pemilik blog ini. Entries yang bakalan ada disini mungkin tokohnya aku sendiri dan ditemani seorang yang bukan saja ambil bagian dalam blog ini namun dia juga sukses mengambil akses hati dan kontrol pikiran ini. Suatu saat, aku perkenalkan kepada kalian, wahai teman baruku. 

Aku, masih dalam tahap menuntut sesuatu yang sebenarnya tidak memiliki kesalahan namun seringkali dituntut untuk masa depan yang lebih baik, ya, si Ilmu. Aku masih duduk dimeja perkuliahan, salah satu institusi di Jakarta. Dengan hiruk-pikuk yang ada, motivasi dan dukungan oleh orang-orang yang kukasihi, mereka mengasihiku luar biasa. Tak sanggup dan tak akan pernah ku biarkan diriku mengecewakan mereka yang menaruh harapan untuk kehidupanku sendiri yang lebih baik dimasa yang akan datang. Aku, bahagia dan bersyukur atas apa yang diberikan Tuhanku kepadaku, didunia ini. 

Doaku, beserta kalian, yang sangat kucinta; 
Papaku, dan Mamaku, kalian sehat selalu ya, Tuhan senantiasa memberikan kesehatan, umur yang panjang, ekstra-kesabaran, rezeki, dan perlindungan.
Adikku, kamu belajar yang rajin ya, Dik. Jadi kebangaan mama dan papa, kebangganku juga. Serius belajarnya, biar 'gak seperti abangmu ini. Kamu harus bisa lebih sukses ya, Tuhan senantiasa menyertai langkahmu, Dik.
Dan kamu, yang Tuhan izinkan untuk aku cintai, mengajariku banyak hal baik, menjadikanku pribadi yang lebih baik, mendukungku dalam segala hal. Terimakasih ya, cinta.